masalah itu ibaratnya sebuah tarian.
ikuti saja iramanya, pasti akan ketemu langkahnya.
yang namanya mengikuti bukan berarti mengejar kan? jangan keburu, dengarkan sampai iramanya menggetarkan setiap sel dalam tubuh, merasuki sanubari, dan akhirnya mulut menyenandungkan irama itu sendiri, dan mulai lah melangkah.
step by step.
biarkan kaki mengikuti senandung mulut. biarkan indra yang dimiliki refleks bergerak tanpa perlu diperintah lagi. orang yang tak pintar menari pun akan bisa sedikit demi sedikit saat mengikuti irama.
dan tarian itu akhirnya menjadi indah dalam balutan seninya yang kompleks.

